Penemuan alien oleh Amerika, benarkah??

Bukan NASA bila tidak menghadirkan kehebohan kehebohan baru yang membuat otak kita mempertanyakan kebenarannya. yah, tak lama kemarin NASA telah mengumumkan penemuannya yang di klaim akan membawa damapk besar bagi dunia sains, mereka menyebutkan kalau mereka telah menemukan bentuk kehidupan baru. Benarkah ini adalah awal dari terbukanya cakrawala tentang kehadiran makhluk tereksternal atau sering disebut “ALIEN” ???

Who Knows ???

Namun sayangnya NASA mengadakan konferensi pers bukan untuk mempublikasikan bahwa mereka telah menemukan alien tapi mereka menemukan organisme kehidupan baru, itupun bukan di planet lain melainkan di bumi kita sendiri.

Di danau mono california mereka menemukan mikroba aneh yang mungkin bisa jadi patokan baru bagi nasa dalam mengenal kehidupan luar angkasa dengan lebih baik. Selama ini, kita mengenal ada enam elemen utama yang membentuk kehidupan di bumi ini, yaitu: Karbon, Hidrogen, Nitrogen, Oksigen, Fosforus dan Sulfur, dan itulah yang dijadikan patokan NASA untuk mengenal kehidupan tereksternal.
Fosforus sendiri adalah salah satu unsur penting pendukung DNA dan RNA dan dianggap sebagai elemen penting bagi semua sel hidup. Mikroba yang ditemukan di danau Mono bisa mengganti Fosforus dengan Arsenik di dalam komponen selnya. Walaupun Arsenik memiliki struktur kimiawi yang mirip dengan Fosforus, namun elemen ini berbahaya bagi bentuk kehidupan di bumi karena ia bisa mengganggu jalur metabolisme.

Menurut beberapa blog yang saya baca seorang ahli Astrobiologi dari NASA yang juga kepala tim peneliti Felisa Wolfe Simon mengatakan bahwa

“Kami tahu kalau memang ada beberapa jenis mikroba yang bisa bernapas dengan Arsenik. Namun apa yang kami temukan ini adalah sesuatu yang baru. Mikroba-mikroba tersebut membangun tubuhnya dengan menggunakan Arsenik.”

“Jika sesuatu di bumi ini bisa melakukan hal yang tidak terduga seperti itu, pasti ada hal lain lagi yang bisa dilakukan oleh kehidupan yang belum pernah kita lihat sebelumnya.

Definisi kehidupan baru saja berkembang,” Kata Ed Weiler, Salah seorang pejabat di departemen ilmu pengetahuan NASA.

“Sementara kita terus berusaha untuk menemukan tanda-tanda kehidupan di sistem tata surya kita, mungkin kita harus berpikir lebih luas, lebih beragam dan mempertimbangkan kehidupan lain yang tidak kita kenal sebelumnya.”

Mikroba ini, yang disebut GFAJ-1, adalah anggota dari kelompok bakteri Gammaproteobacteria.

Penemuan ini pertama kali terjadi ketika para peneliti membawa mikroba-mikroba tersebut ke laboratorium dan mengembangkannya. Ketika mereka mengganti Fosforus dengan Arsenik, mikroba tersebut terus bertumbuh. Bahkan mereka menggunakan Arsenik itu untuk membangun sel-sel baru sehingga elemen itu menjadi bagian dari sistem biokimianya, seperti DNA, protein dan membran sel.

Tim peneliti ini memutuskan untuk meneliti danau Mono karena kondisinya yang tidak biasa. Danau ini dikenal memiliki kadar garam, Alkalin dan Arsenik yang tinggi akibat terpisahnya danau ini dari sumber air tawar selama lebih dari 50 tahun.

Lalu apakah penemuan ini mampu menguak tabir alien yang masih menjadi rahasia dunia selama ini??? kita lihat kejutan yang akan NASA berikan pada kita.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s